Memiliki badan yang sehat merupakan dambaan semua orang. Dengan badan yang sehat dan bugar tentu segala macam aktivitas yang menggunakan kegiatan fisik dapat dilakukan dengan mudah.

Namun pada tahun 2020 muncul pandemi Coronavirus Disease atau yang kerap disebut COVID-19. Faktanya, pandemi ini sudah menyerang lebih dari 200 negara di dunia, termasuk Indonesia.

Banyak pengamat yang menyarankan untuk tetap di rumah sebelum dapat mengeluarkan vaksin. Berbagai macam penelitian juga dikeluarkan oleh badan-badan kesehatan seperti World Health Organization (WHO) [1].

Cara pencegahan terbaik untuk sementara waktu adalah dengan menggunakan masker serta menjaga jarak. Penyebaran COVID-19 sendiri bisa terjadi melalui kontak tangan dan menyentuh media atau benda yang terkontaminasi virus.

Fokus kesembuhan COVID-19 menjadi prioritas, apalagi selain kesehatan faktor ekonomi juga terancam. Setelah melalui masa Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) untuk waktu 2-3 bulan, kini Pemerintah melakukan pelonggaran guna menggerakan roda ekonomi [2].

Di masa New Normal atau Adaptasi Kebiasaan Baru (AKB), Pemerintah mengimbau semua masyarakat tetap menjaga diri, rajin melakukan cuci tangan, menghindari kontak, menjaga jarak serta menggunakan masker.

Melakukan aktivitas di era New Normal dengan menggunakan masker hingga face shield tentu menguras cairan tubuh. Meski berada di luar tentu manfaat air minum putih tidak boleh dilewatkan begitu saja.

Gaya Hidup Sehat di Era New Normal

Indonesia yang memasuki fase New Normal perlu memahami kebutuhan masing-masing tubuh. Terlepas jarak serta budaya mengantri yang kian panjang dan ketat, konsumsi air minum putih tidak bisa dilewatkan begitu saja.

Guna menghindari dehidrasi diperlukan gaya hidup yang baik dalam mengonsumsi air putih. Bahkan, dehidrasi juga memiliki andil untuk memperparah tingkat kecemasan pada seseorang dan berkualitas pada metabolisme tubuh.

Kondisi yang berlarut-larut akan menyebabkan kelelahan, sakit kepala, masalah kulit, kram otot, hingga tekanan darah rendah.

Agar gaya hidup tetap sehat di tengah gempuran aktivitas pada fase New Normal diperlukan pola konsumsi yang aman dan tepat. Pastikan mengonsumsi 3 gelas air di pagi, siang, sore, dan malam hari [2].

Tidak lupa buah dan sayur untuk meningkatkan metabolisme tubuh, apalagi kondisi suhu tubuh yang panas bisa menjadi indikasi seseorang terkena virus COVID-19. Kekurangan cairan mineral juga dapat mengakibatkan tubuh menjadi lemas dan mudah terserang penyakit.

Meningkatkan Metabolisme Tubuh

Meski harus terus beraktivitas di tengah pandemi COVID-19, perlu pencegahan dengan cara meningkatkan metabolisme tubuh. Badan yang sehat tentu lebih sulit terserang penyakit sehingga mampu menjauhi berbagai macam kemungkinan terburuk.

Faktanya, COVID-19 memang menyerang area-area organ pernapasan sehingga sulit untuk bernafas legah. Kebutuhan ini bisa dicukupi dengan menjaga tingkat metabolisme tubuh agar terhindar dari penyakit.

Berbagai macam caranya adalah dengan mengonsumsi air mineral bermanfaat, makan yang cukup serta gizi dan nutrisi seimbang. Untuk air putih sendiri memiliki banyak manfaat dari sekadar meredakan haus.

Ada kandungan mineral yang bermanfaat seperti Kalsium, Kalium, Magnesium, Natrium, Zinc, hingga Silica. Setiap zat mineral memiliki fungsinya sendiri dalam menyehatkan organ tubuh manusia [3].

Makan yang bermanfaat seperti sayur dan buah juga melengkapi vitamin yang dibutuhkan oleh tubuh. Sekaligus konsumsi vitamin C akan meningkatkan metabolisme yang disertai konsumsi air putih yang rutin.

Jangan sampai mengonsumsi air putih yang dapat merugikan tubuh. Bisa jadi kesehatan akan menurun seiring melemahnya metabolisme tubuh.

Air dari pegunungan memiliki banyak manfaat dan kaya mineral. Selain karena proses penyaringan alami dari berbagai bebatuan vulkanik, daerah pegunungan juga jauh dari kontaminasi limbah industri atau rumah tangga [4].

AQUA yang terpercaya lebih dari 45 tahun terus melakukan penelitian guna menghadirkan air siap minum terbaik yang memiliki banyak manfaat di setiap tetesnya.

Kesehatan tulang dan gigi, kelancaran peredaran oksigen dari darah, dan manfaat lain bisa didapatkan dengan mengonsumsi air putih [5].

Lebih dari 17 mata air pegunungan dari Sabang sampai Merauke telah melalui 9 kriteria, 5 syarat dan 1 tahun penelitian oleh para ahli geologi dan geohidrologi sebelum diputuskan aman untuk dikonsumsi [5].

Dengan konsumsi air yang bermanfaat, tentu metabolisme akan lebih kuat melawan berbagai macam penyakit. Jadi sudah minum AQUA belum hari ini?

Referensi:

  1. https://covid19.who.int/
  2. https://health.grid.id/read/352213498/minum-cukup-air-gaya-hidup-sehat-sederhana-memasuki-fase-new-normal?page=all
  3. https://www.alodokter.com/jangan-remehkan-manfaat-air-putih
  4. https://www.alodokter.com/memahami-air-mineral-kandungan-dan-bedanya-dengan-air-putih-biasa
  5. https://www.sehataqua.co.id/inilah-keunggulan-air-minum-dari-sumber-air-pegunungan/